TORSI merupakan acara Try Out bagi siswa SMA Solo dan sekitarnya dan merupakan salah satu dari rangkaian acara Mechafest 2017. TORSI 2017 bekerjasama dengan Lembaga Bimbingan Belajar Neutron. Peserta untuk tahun ini mencapai 400 siswa untuk program Saintek dan Soshum. Acara dimulai pukul 7 pagi untuk registrasi ulang dan dilanjut dengan Try Out pukul 8.30, dilanjutkan dengan expo jurusan yang terdiri dari jurusan-jurusan Fakultas Teknik beserta jurusan kedokteran dan akuntansi. Acara ditutup oleh pengumuman nilai tertinggi yang diraih oleh Wildan Zaim dari program SAINTEK dan Rahma Kesuma dari program SOSHUM.

Pada tanggal 14 Oktober 2017 telah dilaksanakan kegiatan Kontes Robot Terbang Indonesia 2017. Acara ini merupakan acara yang diselenggarakan setiap tahun oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Ditlitabmas). Kontes Robot Terbang Indonesia tahun 2017 terdiri atas 4 divisi yaitu divisi racing plane, divisi fixed wing, divisi vertical take off and landing dan divisi technology development.

 

Pada tanggal 13 Oktober 2017 telah dilaksanakan salah satu rangkaian acara Marifest, yaitu Deconbotion 2017 dengan kategori Remote Control Boat dan Autonomous serta bertemakan kapal pariwisata. Acara ini diselenggarakan oleh program studi Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro dan bertempat di PRPP Maerakaca, Semarang. Kompetisi tersebut merupakan kompetisi adu cepat prototype kapal.

Program studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret ikut serta dalam kompetisi tersebut dengan mengirimkan 1 tim, yaitu Bengawan UV Team 3 dalam kategori Remote Control Boat. Jumlah anggota tim terdiri dari 9 mahasiswa dan 1 dosen pembimbing. Pada tanggal 12 Oktober 2017 pukul 07.00 WIB dilakukan Technical Meeting di gedung Dekanat Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro dan dilanjutkan test drive pada pukul 09.00 WIB bertempat di PRPP Maerakaca, Semarang. Bengawan UV Team 3 telah melakukan persiapan yang cukup dan memiliki kerjasama tim yang baik, sehingga mendapatkan hasil menjadi 12 besar dari 55 tim peserta dan menjadi juara pertama dalam group saat tahap I berlangsung. Hal ini menjadi sebuah kebanggaan untuk Bengawan UV Team 3 karena untuk pertama kalinya mengikuti kompetisi sudah mendapatkan prestasi yang cukup baik.

 

 

Mechacare 2017 diadakan pada tanggal 3-5 Oktober 2017, Mechacare merupakan salah satu rangkaian acara dari Mechafest 2017. Mechacare 2017 atau yang biasa disebut “Bengkel Peduli” merupakan bentuk kepedulian dari mahasiswa Teknik Mesin UNS untuk mahasiswa dan masyarakat sekitar UNS dalam hal perawatan atau servis kendaraan roda dua dengan harga yang cukup terjangkau. Acara ini dapat terlaksana dengan adanya bantuan dan kerjasama dari dealer Ahass Honda Taruna Jaya dan Yamaha Panggung Motor. Selain menawarkan servis motor yang murah, berbagai stand makanan dan panggung hiburan juga ikut meramaikan acara ini. Antusiasme dari mahasiswa dan masyarakat pun cukup tinggi dengan jumlah peserta untuk mechacare tahun ini mencapai 230 motor. Respon baik dari masyarakat serta mahasiswa dikarenakan acara ini memudahkan bagi yang ingin menservis motornya karena tempat yang strategis yaitu diadakan di Lembah Teknik UNS. Nantinya acara ini akan dilaksanakan setiap tahun dengan konsep acara yang lebih meriah lagi seperti ditambah festival kuliner.

Berikut merupakan dokumentasi dari MECHACARE 2017.

  

 

Mechanical Goes to School merupakan salah satu rangkaian acara Mechafest 2017 yang bertujuan untuk mengenalkan Teknik Mesin UNS kepada siswa SMA khususnya siswa kelas 12. Acara ini telah terlaksana dengan baik dan lancar dan sekolah yang kami kunjungi adalah dua Sekolah Menengah Atas di Solo yaitu SMAN 7 Surakarta (7 September 2017) dan SMAN 6 Surakarta (16 dan 18 September 2017).

 

Acara diisi oleh mahasiswa S1 Teknik Mesin  (Panitia Education Mechafest 2017) dan dihadiri oleh 45 siswa SMAN 7 Surakarta serta 4 kelas IPA SMAN 6 Surakarta. Acara berlangsung dengan pemaparan materi mengenai Universitas Sebelas Maret kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai Teknik Mesin secara umum dan profil dari Teknik Mesin Universitas Sebelas Maret serta kegiatan-kegiatan mahasiswa yang ada di Teknik Mesin UNS. Respon yang diterima dari siswa-siswa SMA kelas 12 sangat baik, pada sesi tanya jawab para siswa aktif menanyakan bagaimana kehidupan perkuliahan serta dunia Teknik Mesin itu sendiri. 

Kompetisi Student Formula Japan (SFJ) 2017 yang diselenggarakan pada tanggal 5-9 September 2017 telah usai. Tim Bengawan Formula Student UNS dengan mobilnya yang bernama ‘ASTAKA’ kembali ke Tanah Air dengan wajah gembira, karena target mereka pada tahun ini untuk bisa race dan mengikuti dynamic event  telah tercapai.

Dalam Kompetisi Student Formula Japan 2017 terbagi menjadi dua event, yaitu Static Event  dan Dynamic Event. Static Event yang diselenggarakan di hari pertama dan kedua kompetisi, Tim Bengawan Formula Student UNS telah mengikutinya dengan hasil yang  cukup baik.

artikel 2.jpg

Selanjutnya, untuk bisa mengikuti Dynamic Event  beberapa tes harus dilakukan, antara lain Technical Inspection, Tilt & Weight Test, Noise Test dan yang terakhir Brake Test. Tim Bengawan Formula Student UNS dijadwalkan mengikuti Technical Inspection di hari kedua kompetisi. Pada hari ketiga kompetisi berjalan, Tim Bengawan Formula Student UNS berhasil menyelesaikan Technical Inspection. Disusul dengan Tilt & Weight Test, Noise Test  dan Brake Test yang selesai pada hari itu juga. Pada pukul 16.00 waktu setempat, ‘ASTAKA’ berangkat menuju tempat Dynamic Event . Setelah sedikit modifikasi dilakukan, akhirnya Tim Bengawan Formula UNS berhak mengikuti event Autocross.

artikel 1.jpg

Kemajuan yang pesat ditunjukkan Tim Bengawan Formula Student UNS dari tahun lalu, dibuktikan dengan keberhasilannya mengikuti Dynamic Event pada kompetisi SFJ 2017. Diharapkan dengan kemajuan pesat ini, Tim Bengawan Formula Student UNS akan bisa meraih salah satu Award yang ada di Kompetisi SFJ 2018.

Sumber : Liputan6.com, Cileungsi - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) Republik Indonesia tengah mengawal proyek mobil listrik yang tengah digodok lima kampus negeri. Langkah ini dilakukan untuk membuktikan jika anak bangsa bisa mengembangkan kendaraan sendiri.

"Kita itu punya fakultas teknik di seluruh Indonesia dari 122 perguruan tinggi negeri. Sampai saya pikir, kalau nggak bisa (buat motor dan mobil listrik) apa ditutup saja (jurusan teknik) itu,"

"Artinya kita harus challenge betul, ternyata SDM (sumber daya manusia) kita mampu. Kita bisa lakukan itu sebagaimana regulasi," terang Menristek Dikti Muhammad Nasir di Kompleks Industri Wika Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/8).

Keyakinan Menristek akan kemampuan anak bangsa dalam mengembangkan mobil listrik berkaca dari motor listrik Gesits yang selangkah lagi masuk jalur produksi. Gesits sendiri merupakan sepeda motor listrik hasil kolaborasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember dengan Garansindo Group.

Menristek Dikti menyebut ada lima perguruan tinggi negeri (PTN) yang terlibat dalam pengembangan mobil listrik. Kelimanya menjadi satu paket dalam proyek pengembangan mobil listrik nasional.

"Tahap berikutnya kami tengah uji namanya Molina (Mobil Listrik Nasional). Ada lima perguruan tinggi untuk menyelesaikan Molina, yaitu UI (Universitas Indonesia), ITB (Institut Teknologi Bandung), UNS (Universitas Sebelas Maret), UGM (Universitas Gadjah Mada), ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember). Ini masuk dalam satu paket menyelesaikan mobil listrk," bebernya.

Lebih lanjut M. Nasir menyampaikan, saat ini Molina masih dalam tahap pengembangan dan belum melakukan tes secara umum. "Uji teknologinya juga belum. Rencananya uji performance akhir 2017 atau awal 2018 harapannya sudah bisa 2020 sudah bisa diperkenalkan," M. Nasir menambahkan.

Menariknya, mobil yang dikembangkan ini tidak hanya satu jenis. "Modelnya multi purpose vehicle(MPV), ada juga sedan, jadi fokusnya akan beda-beda," tutup M. Nasir.

Sumber : Solopos

Solopos.com, SOLO – Mobil formula Astaka garapan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang tergabung dalam Tim Bengawan Formula Student (TBFS) UNS akan dibawa ke Jepang untuk mengikuti Student Formula Japan 2017.

Pada Selasa (22/8/2017) malam, mobil tersebut di-launching  di Solo Paragon Lifestyle Mall dan diperkenalkan kepada masyarakat Solo. Launching mobil tersebut dilakukan Wakil Rektor I UNS Solo Sutarno dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Solo, Agus Sutrisno.

Shell Indonesia berkolaborasi dengan tim bengawan UNS menggelar public lecture dengan tema A Healthy Life with A Healthy Planet pada hari Senin tanggal 15 Mei 2017. Public lecture ini diselenggarakan di Universitas Sebelas Maret dan dapat terlaksana karena koordinasi dengan Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik UNS dan Bengawan Team UNS. Acara yang dihadiri oleh 363 orang ini bertempat di Ballroom UNS Inn dan diadakan pukul 08.30 hingga 11.30 WIB.

 

Singapura - 2 Tim mahasiswa Indonesia kembali berjaya dan berhak berangkat ke London mengikuti kejuaraan SEM dunia setelah keduanya menjadi runner up dan posisi ketiga di Drivers' World Champion (DWC) di ajang Shell Eco Marathon (SEM) Asia 2017 yang digelar di Changi Exhibition Center Singapura.


Singapura - Dua tim dari kampus di Indonesia, Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), akan bertanding dalam ajang mobil irit sedunia, Shell Eco Marathon (SEM) Global 2017, di London, Inggris.

Kepastian itu didapatkan, setelah kedua tim berhasil masuk tiga besar terbaik di ajang driver championship SEM Asia 2017.

sumber by :  Giri Wahyu Pambudi 

Hasil Kontes Mobil Hemat Energi yang sempat dilakukan pada bebarapa hari yang lalu di taman wisata candi prambanan, Singkat Cerita Kontes Mobil Hemat Energi atau KMHE adalah adu "Irit Irit-an" atau bahasa teknisnya adalah Efisiensi antar kendaraan yang telah di rancang sedemikian rupa oleh universitas universitas se indonesia. dan berikut adalah data hasil Kontes Mobil Hemat Energi 2016, Selamat untuk para Juara dan tetap semangat bgi yang belum menjadi juara, tetap berkreasi untuk menuju Indonesia yang lebih baik.

 

Untuk memfasilitasi hobi bermusik para anggota KMTM, Divisi Minat dan Bakat KMTM mengadakan acara akustik bertajuk Sound of Engineering. Selain untuk memfasilitasi anggota KMTM yang ingin bermain akustik di depan para penonton, agar lebih meriah KMTM juga mengundang jurusan jurusan lain, seperti tekniksipil, arsitektur, elektro, juga psikologi.

Agar PKM yang dibuat dapat lolos bahkan masuk pimnas terdapat beberapa trik trik tertentu. Oleh karena itu Divisi Pelatihan dan Pengembangan Teknologi KMTM mengadakan sebuah pelatihan yang bertujuan untuk mendorong para mahasiswa teknik mesin untuk dapat membuat PKM yang berkualitas serta dapat lolos PIMNAS.